Khamis, Oktober 11, 2012

Kalian tak dengar

Lama aku berdiam
di awan menerawang
di ambang mengenang
cebis cebis terluka
ada kudis membuta

desa ini tersakit
kota ini menjerit
menghanyir melekit
di tangan menggigit
di kaki menjinjit

kalian mungkin dengar
tawa kuat menggegar
kalian mungkin dengar
hilai amat mendebar
namun
kalian tak mungkin dengar
tangisan jiwa meredah rasa
airmata mengalir senja...

~ amri abd rani ~


3 pemurah tinta:

izfanora berkata...

lama sepi,
ke mana pergi?,
buat hati tertanya,
menghilang tanpa berita..

knp nie pak wi? ada masalah ke?

ctpayong berkata...

rindu...
rindu puisi pak wi
lama mendiam diri...

Cheqna berkata...

Assalamualaikum,

Mungkin orang di luar tidak mendengar tapi kami mendoakan agar Pak Wi tenang semula, insyaAllah.

Related Posts with Thumbnails
Kepunyaan amrirani. Dikuasakan oleh Blogger.